Muhammadiyahkukar.org – Tenggarong, Upaya membantu masyarakat yang tertimpa musibah terus dilakukan berbagai elemen sosial di Kabupaten Kutai Kartanegara. Kali ini, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kukar bersama Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kukar memberikan bantuan kebutuhan pokok bagi warga yang terdampak kebakaran di Kelurahan Melayu, Tenggarong, Rabu (7/10/2026).
Penyaluran sembako tersebut menjadi bagian dari respons sosial untuk mendukung warga yang sedang menghadapi dampak bencana. Kehilangan tempat tinggal dan barang berharga membuat sebagian keluarga harus beradaptasi dengan kondisi baru, termasuk dalam memenuhi kebutuhan harian.
Melalui bantuan ini, Muhammadiyah dan Lazismu Kukar berupaya menghadirkan dukungan nyata agar masyarakat terdampak dapat menjalani masa pemulihan dengan lebih terbantu.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kukar, Yamin Hadi Firmadi, menuturkan bahwa kepedulian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial organisasi. Menurutnya, kehadiran Muhammadiyah di tengah warga tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas keagamaan, tetapi juga lewat tindakan kemanusiaan ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
Yamin menjelaskan, bantuan sembako yang diberikan merupakan bentuk perhatian kepada keluarga yang sedang menghadapi kesulitan akibat kebakaran. Ia berharap bantuan tersebut bisa digunakan untuk menunjang kebutuhan dasar sekaligus memberikan dukungan moral bagi para penerima.
Baginya, nilai sebuah bantuan tidak semata-mata diukur dari besar kecilnya jumlah yang diserahkan, melainkan juga dari kepedulian dan semangat kebersamaan yang menyertainya.
Peristiwa kebakaran di Kelurahan Melayu juga menunjukkan pentingnya keterlibatan banyak pihak dalam membantu masyarakat melewati masa darurat. Proses pemulihan tidak selalu dapat dilakukan sendiri oleh warga yang terdampak, sehingga dukungan dari pemerintah, lembaga sosial, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat sekitar menjadi bagian penting dari upaya tersebut.
Yamin pun mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam membantu para korban sesuai kemampuan masing-masing. Ia menilai, perhatian yang diberikan secara bersama-sama dapat menjadi kekuatan bagi keluarga terdampak untuk menghadapi keadaan dan mulai menata kembali kehidupan mereka.
Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran PDM dan Lazismu Kukar dalam menjalankan misi sosial yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Bantuan kemanusiaan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi bagian dari gerakan kepedulian yang terus tumbuh di lingkungan masyarakat.
Melalui aksi tersebut, Muhammadiyah Kukar berharap solidaritas antarwarga semakin kuat. Dukungan yang hadir dari berbagai pihak diharapkan mampu menumbuhkan kembali optimisme para korban agar dapat melewati masa sulit dan melanjutkan kehidupan setelah musibah kebakaran.
Semangat saling membantu menjadi pesan utama dari kegiatan ini, kepedulian bersama dapat menjadi salah satu kekuatan untuk bangkit kembali.