Muhammadiyahkukar.org – Tenggarong, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Kutai Kartanegara bersiap menggelar helatan akbar Jambore Daerah ke-1. Agenda besar perdana tersebut akan dilaksanakan dalam dua sesi sepanjang pertengahan November 2026, dengan peserta dari berbagai tingkatan pendidikan di lingkungan Muhammadiyah se-Kutai Kartanegara.
Sesi pertama akan diisi dengan kegiatan Jambore Daerah Athfal Ceria ke-1 yang diperuntukkan bagi peserta didik tingkat sekolah dasar (SD/MI). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 12–14 November 2026.
Selanjutnya, sesi kedua akan dilanjutkan melalui Jambore Daerah ke-1 Tingkat Pengenal dan Penghela yang diperuntukkan bagi jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK/MA Muhammadiyah. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18–20 November 2026.
Penyelenggaraan dua agenda besar tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Daerah (Musyda) ke-1 Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kutai Kartanegara yang telah disepakati pada 10 Desember 2025 lalu. Pelaksanaannya juga didasarkan pada rekomendasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kutai Kartanegara serta Surat Instruksi dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PDM Kutai Kartanegara.
Selain menjadi agenda perdana berskala daerah bagi HW Kutai Kartanegara, pelaksanaan jambore ini juga dipersiapkan untuk turut menyemarakkan gelaran Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah. Melalui kegiatan tersebut, Kwarda HW Kukar berharap dapat memperkuat semangat kepanduan sekaligus mempererat hubungan antarpandu dari berbagai Qobilah HW di wilayah Kutai Kartanegara.
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kutai Kartanegara, Ramanda Bambang Ardiansyah, yang akrab disapa Ramanda Bambang, menegaskan bahwa helatan tersebut menjadi tonggak sejarah baru bagi gerakan kepanduan Muhammadiyah di Kutai Kartanegara.
“Insyaallah kegiatan akan diikuti oleh seluruh perwakilan AUM/Qobilah HW dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK Muhammadiyah se-Kukar sesuai dengan tingkatannya, dan 2 agenda ini merupakan kegiatan besar perdana yang dilakukan oleh HW Kukar,” ujar Ramanda Bambang saat dikonfirmasi.
Menurutnya, keterlibatan berbagai Qobilah HW dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi para pandu untuk menunjukkan hasil pembinaan dan latihan yang selama ini dilakukan di masing-masing satuan.
Ia juga menyampaikan harapannya agar ajang tersebut tidak hanya menjadi kegiatan kepanduan, tetapi sekaligus menjadi momentum pembinaan karakter, memperkuat kebersamaan, serta memperluas silaturahmi antar-pandu Hizbul Wathan di seluruh wilayah Kutai Kartanegara.
“Harapan dari kegiatan ini semoga menjadi ajang silaturahmi untuk seluruh pandu Hizbul Wathan dan menjadi ajang pembuktian hasil latihan HW di masing-masing Qobilah. Tentunya dengan adanya kegiatan jambore ini dapat menjadi wadah kepanduan yang menarik, menantang, dan menyenangkan,” pungkasnya.
Dengan digelarnya Jambore Daerah ke-1 dan Jambore Daerah Athfal Ceria ke-1, Kwarda HW Kutai Kartanegara berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat eksistensi dan pembinaan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan di tingkat daerah, sekaligus menghadirkan pengalaman kepanduan yang positif bagi para peserta dari berbagai jenjang pendidikan.